TARAKAN – Pengelolaan anggaran dan peningkatan mutu pelayanan menjadi perhatian serius RSUD dr. H. Jusuf SK. Bersama Dewan Pengawas (Dewas), manajemen rumah sakit membedah sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan survei akreditasi hingga pergeseran anggaran yang tengah berjalan.
Rapat koordinasi tersebut diikuti jajaran manajemen dan pejabat struktural RSUD dr. H. Jusuf SK. Pembahasan tidak hanya berkutat pada penyesuaian anggaran, tetapi juga bagaimana setiap kebijakan dapat berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar pelayanan, pemeliharaan fasilitas, serta penguatan manajemen risiko rumah sakit.
Pergeseran anggaran diarahkan untuk memastikan kebutuhan yang dinilai prioritas tetap terpenuhi. Di saat yang sama, Dewan Pengawas memastikan proses tersebut tetap berada dalam koridor visi dan misi RSUD dr. H. Jusuf SK.
Plt. Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Budy Azis B, Sp.PK., M.H., mengatakan koordinasi dengan Dewan Pengawas menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan rumah sakit.
“Rapat koordinasi ini penting untuk memastikan setiap langkah yang kita ambil, baik dalam persiapan akreditasi maupun pergeseran anggaran, benar-benar menjawab kebutuhan dasar pelayanan dan pemeliharaan, serta tetap selaras dengan visi dan misi rumah sakit,” ujar dr. Budy.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan Dewas diharapkan tidak menjadi penghambat bagi manajemen, tetapi justru menjadi bagian dari upaya memastikan setiap kebijakan diambil secara tepat dan terukur.
“Kami ingin membangun kerja yang konstruktif bersama Dewan Pengawas, karena pengawalan dari Dewas sangat membantu kami dalam menjaga arah kebijakan tetap tepat,” katanya.
















