NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Rapat Pemantapan Persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-27 Tahun 2026. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesra, Lantai 4 Kantor Bupati Nunukan tersebut dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nunukan, H. Muhammad Amin.
Dalam pemaparannya, Sekretaris Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, Joned, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini terasa spesial karena akan menggabungkan pesta budaya Iraw dengan rangkaian Paras Fest, yang pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan secara terpisah.
Rangkaian Paras Fest dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 17 Oktober 2026. Namun, kemeriahan sudah akan dimulai sejak 1 Oktober melalui beragam perlombaan permainan tradisional.
Acara pembukaan resmi (opening ceremony) akan digelar pada 2 Oktober 2026 pukul 20.00 WITA. Acara dibuka dengan Doa Bersama (Doa Lintas Agama) dengan mengenakan dresscode putih, dilanjutkan dengan penampilan panggung hiburan dari penyanyi religi ternama, Haddad Alwi.
Selain Haddad Alwi, panggung hiburan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan juga akan dimeriahkan oleh deretan artis legendaris dan papan atas tanah air, di antaranya Silet, Syafik, Raim Laode, dan Band Nidji.
Untuk agenda Pawai Budaya, panitia telah menetapkan rute yang dimulai dari Pelabuhan Tunon Taka dan berakhir di Paras Perbatasan pada 10 Oktober 2026. Sementara itu, puncak perayaan usai Rapat Paripurna DPRD akan diwarnai dengan tradisi pemotongan tumpeng bersama di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan.
Terkait aspek teknis dan keamanan, Pemkab Nunukan telah mengalokasikan anggaran keamanan, perizinan, hingga honorarium bagi petugas di event besar. Sebanyak 30 personel Satpol PP akan disiagakan selama kegiatan berlangsung. Menindaklanjuti koordinasi teknis, pihak Bagian Umum Setda Nunukan juga menyiapkan genset pendukung daya sound system untuk membantu pasokan listrik utama dari PT PLN.
Di samping itu, panitia mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik berupa jembatan dipastikan tidak dilaksanakan pada perhelatan tahun ini.
Sektor ekonomi kreatif dan UMKM turut menyambut antusias perhelatan tahunan ini. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 110 pelaku UMKM telah mendaftar untuk memeriahkan area bazar, dari kapasitas awal tenda yang disediakan sebanyak 80 unit.(*)
Teks/Foto : Hermi Mastura, S,I.Kom (Tim Publikasi DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN )
















