NUNUKAN – Mengawali kegian Reses di Kampung Somel RT 07 Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Nunukan Selatan, Andi Fajrul Syam, SH jelaskan terlebih dahulu kepada warga masyarakat yang hadir makna dari pada reses anggota DPRD. Minggu, (2/11/2025).
Ketua Komisi II DPRD Nunukan ini menjelaskan, Reses anggota DPRD adalah masa di mana anggota legislatif bekerja di luar gedung dewan untuk bertemu konstituen di daerah pemilihannya guna menyerap aspirasi, menampung keluhan, dan menyampaikan kembali hasil kerjanya. Tujuan utamanya adalah menjembatani komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat, serta memastikan aspirasi masyarakat menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah daerah
Sejumlah warga dari Kampung Somel RT 06, RT 07 Kelurahan Tanjung Harapan, serta warga Teritip RT 09 Desa Binusan menyampaikan sejumlah aspirasi pada saat kegiatan reses Masa Sidang III 2024-2025 saat Anggota DPRD Nunukan dari Partai Nasdem ini lakukan reses yang meliputi, pembangunan jalan pemukiman warga, drainase, soal masalah Jalan Utama, Penerangan Jalan, Perbaikan pembangunan masjid persoalan sampah hingga pembangunan Gedung Paud.
“Saya sangat mengapresiasi para warga yang menyampaikan berbagai usulan pembangunan dan saya pastikan seluruh masukan dan saran serta kritikan akan diteruskan dan diperjuangkan kepada pemerintah daerah,”kata Pemilik Café 93 ini.
Aspirasi tentang pembangunan jalan pemukiman di RT 07 Kelurahan Tanjung Harapan disampaikan oleh Irfan. Dirinya meminta agar dapat memperjuangkan kepada Pemerintah daerah untuk proses pengerjaan jalan serta drainase, Jalan tani percetakan Somel , Drainase jalan percetakan samping masjid Al Jafar, Semenisasi gang bahagia untuk aktivitas perumput laut serta Pembangunan MCK minimal 4 titik.
.“Kami mohon perhatian dari Bapak Andi Fajrul agar pembangunan Jalan di RT 07 untuk segera dirampungkan agar mempermudah akses dan memperlancar aktifitas warga yang sampai saat ini masih belum rampung. Mohon ini dapat menjadi perhatian, dan mohon dapat diperjungkan,”ungkap Irfan.
Menanggapi usulan warga ini, selanjutnya Fajrul mengatakan akan meninjau langsung berbagai usulan untuk menentukan yang mana nantinya menjadi prioritas.
Baharuddin, Pengurus Masjid Al Jafar, minta perbaikan perluasan dan pagar Masjid, atap plafon merembes jika hujan dan sering banjir.
Gayung bersambut, Fajrul langsung menjanjikan dana Pokir RT 75 Juta hingga Rp 100 juta untuk kegiatan perbaikan dan pembangunan Masjid Al Jafar, meskipun Bagian Kesra Setkab Nunukan di tahun 2026 Masjid Al Jafar juga nantinya dipastikan menerima dana Hibah sebesar Rp 25 Juta.
“Saya akan tambahkan melalui dana pokir saya di tahun 2026 mendatang Rp 75 Juta hungga Rp 100 Juta untuk pembangunan Masjid Al Jafar,” janji Fajrul yang disambut gemuruh tepuk tangan warga yang hadir.
Ibu Soleha yang bermukim di RT 09 Desa Binusan minta pengadaan air bersih jaringan PDAM, karena warga sangan membutuhkan yang saat ini hanya andalkan tadah hujan , karena air sumur bor tidak memungkinkan hasilnya hitam.
Lain halnya yang disampaikan ibu Diawati, permintaan bus sekolah, alasannya anak sekolah gunakan mobil sewa yang dibayar tiap bulan hingga Rp 150 ribu per pelajar.
Begitu juga Syamsuria Ketua RT 09 Teritip, minta pembangunan jalan tembus ke pantai , jalan dan jembatan untuk akses petani rumput laut, berharap adanya bantua Pupuk kelapa sawit, minta Anggota DPRD kawal pembangunan Tower BTS, agar segera dapat difungsikan.
Sementara Sundari Ketua Majelis Taklim Al barokah minta Hadro. juga Usulan Arianto warga RT 07 Somel, perlunya dilakukan normalisasi sungai
“Untuk normalisasi sungai sebelumnya minta persetujuan pemilik lahan di pinggiran sungai terlebih dahulu, jangan sampai pembangunannya sedang berjalan lalu berhenti di tengah jalan,” pinta Fajrul lagi.
Kemudian Asriani warga RT 07 Somel, minta lampu penerangan jalan, karena ini sangat membantu aktivitas warga di malam hari juga menghindari terjadi kecelakaan.
Sunardi warga RT 07 Somel usulkan pembangunan Gedung PAUD dan TPA sedangkan Jumriani salah seorang Guru Paud, minta dibantu meja tulis 10 set, agar anak didiknya tidak lagi tengkurap saat belajar.
“Khusus untuk Meja 10 set, kita segera pesankan dan serahkan,” tambah Fajrul
Menanggapi sejumlah aspirasi dari warga, anggota DPRD Andi Fajrul berjanji apa yang menjadi masukan dan aspirasi dari berbagai persoalan yang dialami warga akan menjadi atensi dan akan memperjuangkannya.
Kata dia, soal fasilitasi jalan, drainase, dan keluhan persoalan sampah atau limbah di laut tentunya akan dicatat dan akan ditindak lanjuti dan berkoordinasi dengan dinas tehnis.
“Kegiatan reses yang digelar saat ini merupakan program rutin DPRD Nunukan untuk menjaring aspirasi dan mendengarkan keluhan masyarakat tentang berbagai persoalan dan ingin mengatahui kondisi wilayah yang dihuni warga. Usulan yang saya terima hari ini akan diperjuangkan di pembahasan APBD berikutnya,”terangnya.
Untuk kebutuhan warga ditingkat bawah itu biasamnya diusulkan melalui pemerintah dari tingkat RT sampai ke tingkat, Kelurahan hingga kecamatan disebut Musrenbang. Sementara usulan melalui aspirasi warga melalui reses namanya Pokir dewan, dan tentunya semua bertujuan untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Momen reses saat ini adalah momen warga untuk memberikan masukan dan saran, karena tidak ada yang sempurna termasuk anggota DPRD bila tidak disempurnakan oleh seluruh warga melalui masukan dan kritikan,”tegasnya.
Selain mendengarkan aspirasi dan usulan dari warga, dalam kegiatan reses tersebut Andi Fajrul berkesempatan meninjau langsung Penjemuran Rumput Laut milik warga, serta melihat langsung kondisi Jembatan Jerambah yang merupakan akses warga Kampung Somel Kelurahan Tanjung Harapan dan Warga Teritip Desa Binusan yang sudah lapuk termakan usia dan hampir roboh sehingga dibutuhkan kehati-hatian jika melewati jerambah tersebut. *** (Humas DPRD Nnk-80)
















