• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Rabu, Juni 17, 2026
Portal Kaltara
Advertisement
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda
No Result
View All Result
Portal Kaltara
No Result
View All Result
Home Daerah

Fraksi PKS Menilai Defisit Anggaran 2021 Nihil.

by Kontributor
Agustus 6, 2022
in Daerah
0
Fraksi PKS Menilai Defisit Anggaran 2021 Nihil.

Juru Bicara Fraksi PKS, Adama menyampaikan pemandangan umum fraksi dala Rapat Paripurna ke 4 Masa Sidang III 2021-2022.

0
SHARES
19
VIEWS

NUNUKAN – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera menilai tahun 2021 Nunukan tidak mengalami defisit anggaran, hal ini sesuai dengan analisa penggunaan anggaran pada 2021 lalu.

Menurut Fraksi PKS, jika menganalisa realisasi PAD 154,81 persen, dana transfer pusat atau dana perimbangan terealisasi 101,13 persen dan Pendapatan Pemerintah Pusat dan pendapatan lainnya terealisasi 100 persen, menunjukkan angka yang maksimal.

READ ALSO

PKL Alun-alun Nunukan Bersitegang dengan Satpol PP

Ramsah Sosialisasikan Perda Anti Narkotika di Sebatik

Namun penggunaan anggaran harus berbanding lurus dengan sasaran pembangunan yang diharapkan masyarakat Nunukan.

” Dari tiga komponen pendapatan tersebut, kesimpulan kami bahwa Kabupaten Nunukan tidak mengalami Defisit atau kurang bayar, tetapi capaian ini harus berbanding lurus dengan pembangunan kesejahteraan masyarakat,” kata, Adama, Juru Bicara Fraksi PKS, melalui Rapat Paripurna ke 4, Selasa (28/6) di kantor DPRD Nunukan.

Fraksi PKS mencontohkan Pendapatan Pajak Daerah yang bersumber dari Pendapatan Pajak Daerah tidak sebanding dengan alokasi dan realisasi belanja modal pemeliharaan penerangan jalan umum yang di kelola dinas perhubungan.

Pajak penerangan jalan realisasi sebesar Rp 6 Milyar lebih sementara pengelolaannya hanya Rp 224 juta, artinya realisasi penggunaan anggaran tidak maksimal.

” Dari data ini, terlihat bahwa pemerintah daerah tidak memaksimalkan pendapatan pajak penerangan jalan sebagai fasilitas umum, masyarakat membayar pajak penerangan namun tidak menikmati penerangan jalan umum,” ungkap Adama.

Demikian pula dengan Penggunaan Anggaran Dana Desa, Fraksi PKS menilai Pagu ADD Nunukan Rp. 65 Milyar lebih, realisasi transfer ke seluruh desa di Kabupaten Nunukan hanya sebesar Rp 56 Milyar lebih, artinya terdapat selisih Rp. 8 Milyar lebih.

Penggunaan anggarannya pun hanya untuk pengeluaran rutin gaji kepala desa dan perangkatnya menerima 10 hingga 11 bulan gaji.

” Kami berpendapat adanya kurang bayar ini tidak sejalan dengan komiten pemerintah daerah dalam mensejahterahkan aparat desa,” kata Politisi PKS ini.

Fraksi PKS memahami alokasi ADD bersumber dari Pendapatan Transfer yakni Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) harus terealisasi 100 persen tanpa terkecuali namun kenyataannya tidak maksimal.

” Mohon penjelasan penjelasan lebih rinci terhadap penggunaan anggaran tersebut, kenapa masih terjadi kurang bayar,” lanjutnya.

Sejumlah hal yang menjadi perhatian Fraksi Partai Keadilan Sejahtera terhadap laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran pada 2021 lalu dan meminta penjelasan dari pemerintah daerah pada rapat paripurna selanjutnya.

Diantaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih berada di peringkat 5 di provinsi kaltara dan tentu menjadi PR Pemerintah kedepan.

Tingkat pengangguran terbuka mengalami peningkatan 4.24 persen dari tahun sebelumnya sehingga fraksi ini menilai Pemerintah Daerah gagal mengelola anggaran pembangunan.

” Ada beberapa angka yang ditemukan berbeda antara buku LKPJ Bupati Tahun 2021 dengan buku penjabaran perubahan APBD tahun 2021 tentang belanja modal dan belanja tak terduga, mohon dijelaskan,” tambah Adama.

Sebagai saran dan masukan, Fraksi PKS berpendapat agar pemerintah daerah menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat terkait aktifitas angkutan barang dari Malaysia ke Kabupaten Nunukan, karena hal tersebut ada kaitannya dengan IPM yakni pendapatan perkapita masyarakat.

” Pendistribusian barang inilah memyebabkan pengeluaran perkapita di wilayah tiga sangat rendah, saat ini kapal distribusi barang tidak beroperasi tentu berdampak pada ekonomi masyarakat, semoga ada solusi yang ditawarkan pemerintah daerah dan DPRD agar kembali beraktifitas normal,” tutup Adama menyampaikan pemandangan umum Fraksi PKS. *Adv Humas DPRD NNK

 

Related Posts

PKL Alun-alun Nunukan Bersitegang dengan Satpol PP
Advedtorial

PKL Alun-alun Nunukan Bersitegang dengan Satpol PP

Mei 19, 2026
Ramsah Sosialisasikan Perda Anti Narkotika di Sebatik
Advedtorial

Ramsah Sosialisasikan Perda Anti Narkotika di Sebatik

Mei 19, 2026
Ketua dan Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan Tinjau Langsung Jalan Rusak di Kampung Tebol
Advedtorial

Ketua dan Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan Tinjau Langsung Jalan Rusak di Kampung Tebol

Mei 19, 2026
Sejumlah Siswa SMA Muhammadiyah Nunukan Sambangi Kantor DPRD Nunukan
Advedtorial

Sejumlah Siswa SMA Muhammadiyah Nunukan Sambangi Kantor DPRD Nunukan

Mei 19, 2026
Wakil Ketua DPRD Nunukan, Arpiah Kecam Aksi Kekerasan Seksual Yang Menimpa Mahasiswi Asal Nunukan
Advedtorial

Pemerintah Pusat Perlu Turun Tangan Secara Serius Tangani Deportan Dari Malaysia

Mei 19, 2026
Triwahyuni Sosialisasikan Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Narkotika
Advedtorial

Triwahyuni Sosialisasikan Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Narkotika

Mei 19, 2026
Next Post
Fraksi Demokrat Apresiasi Capaian Predikat WTP Pemkab Nunukan.

Fraksi Demokrat Apresiasi Capaian Predikat WTP Pemkab Nunukan.

Please login to join discussion

POPULAR NEWS

Satresnarkoba Polres Nunukan Tangkap  6 Tersangka Narkoba, 2 di Antaranya Wanita

Satresnarkoba Polres Nunukan Tangkap 6 Tersangka Narkoba, 2 di Antaranya Wanita

Oktober 8, 2021
Kena Timpas Petugas APMS Sedadap Meninggal Dunia

Kena Timpas Petugas APMS Sedadap Meninggal Dunia

Juni 25, 2021
Ditipu Ratusan Juta Rupiah, dan Dicemarkan Nama Baiknya Mulyati Lapor Polisi

Ditipu Ratusan Juta Rupiah, dan Dicemarkan Nama Baiknya Mulyati Lapor Polisi

Oktober 16, 2021
Dua Pria Diborgol dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil Jadi Tontonan Warga di Pangkalan Haji Putri

Dua Pria Diborgol dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil Jadi Tontonan Warga di Pangkalan Haji Putri

Juli 9, 2025
Polres Nunukan Berhasil Amankan Sabu 5 Kg

Polres Nunukan Berhasil Amankan Sabu 5 Kg

Mei 27, 2021

EDITOR'S PICK

Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 : “Teladani Pahlawanmu Cintai Negerimu”

Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024 : “Teladani Pahlawanmu Cintai Negerimu”

November 11, 2024
22 Tim Daftar Amanah Cup, Sisa 10 Slot Lagi

22 Tim Daftar Amanah Cup, Sisa 10 Slot Lagi

Mei 11, 2022
Tanam 10 Juta Pohon Partai Gelora Indonesia Kaltara Ajak Semua Elemen Berkolaborasi Hadapi Perubahan Iklim

Tanam 10 Juta Pohon Partai Gelora Indonesia Kaltara Ajak Semua Elemen Berkolaborasi Hadapi Perubahan Iklim

November 28, 2021
Proyeksi APBD Nunukan TA 2023 Dalam KUA PPAS, Rp. 1.201 Triliun.

Proyeksi APBD Nunukan TA 2023 Dalam KUA PPAS, Rp. 1.201 Triliun.

Agustus 6, 2022
  • Pedoman Jurnalistik
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kritik & Saran
Independen & Objektif

© 2024 Portal Kaltara - Developed by AntaHost

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda

© 2024 Portal Kaltara - Developed by AntaHost