NUNUKAN – Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH langsung merespon keluhan waga Kelurahan Selisun terkait padamnya Lampu penerangan jalan umum khususnya di GOR hingga Simpang Tiga Selisun.
“Alhamdulillah, hari ini mulai dilakukan perbaikan PJU (Penerangan Jalan Umum) dari depan GOR hingga depan Kantor PU, dan dilanjutkan sampai Simpang Selisun,” Kata Pemilik Café 93 ini, Jumat, (31/10/2025).
Dikatakan sebelumnya, salah seorang warga Kelurahan Selisun, Farid fahmi menyampaikan keluhan kepada dirinya selaku Perwakilan DPRD Kabupaten Nunukan, terkait banyaknya lampu PJU yang tidak berfungsi di sepanjang jalur tersebut.
Dengan laporan tersebut, dirinya tidak tinggal diam, langsung berkoordinasi dengan Kadis Perhubungan Kabupaten Nunukan, H. Muhammad Amin, S.H, agar segera dilakukan perbaikan. Langkah ini penting untuk menghindari potensi kecelakaan di malam hari serta mencegah tindakan kriminal di area yang gelap.
Tak butuh waktu lama, hasil koordinasi itu diwujudkan Dinas Perhubungan dengan melakukan perbaikan PJU itu, dan hari ini sedang dalam perbaikan.
“Terima kasih atas respon cepat Dinas Perhubungan yang langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat. Semoga perbaikan ini membawa manfaat dan rasa aman bagi seluruh warga,”terang Politisi Partai Nasdem ini.

Untuk diketahui Lampu penerangan jalan di sepanjang ruas jalan Antasari, tepatnya di depan GOR, depan Kantor Dinas PUPR, hingga Simpang Tiga Selisun, dikeluhkan warga. Lampu yang sebelumnya menyala secara merata dan membantu penerangan bagi pengendara kini mulai padam di beberapa titik.
Kondisi tersebut dinilai membahayakan, terutama bagi pengguna jalan roda dua dan empat yang sering melintasi area tersebut, termasuk warga sekitar. Farid Fahmi, salah seorang warga Kelurahan Selisun, menyampaikan keluhan itu kepada Ketua Komisi II DPRD Nunukan bahwa lampu jalan semula berfungsi normal, namun kini sebagian padam.
“Memang sebelumnya lampu itu menyala semua, tapi akhir-akhir ini sudah banyak yang mati. Kami warga Kelurahan Selisun berharap agar semua lampu menyala kembali. Kami setiap bulan membayar iuran pajak lampu jalan, jadi tolong maksimalkan agar menyala lagi. Kalau dibiarkan, bisa berbahaya dan rawan kecelakaan,” keluhnya kepada Andi Fajrul. ***(Humas DPRD Nnk-74)
















