• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Minggu, Mei 31, 2026
Portal Kaltara
Advertisement
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda
No Result
View All Result
Portal Kaltara
No Result
View All Result
Home Pendidikan

DAMPAK BERMAIN GAME ONLINE TERHADAP ANAK DAN REMAJA

(ditulis oleh ARIEF RACHMADI, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana Universitas Fajar-Makassar)

by Kontributor
Januari 9, 2026
in Pendidikan
0
DAMPAK BERMAIN GAME ONLINE TERHADAP  ANAK DAN REMAJA

Penulis : ARIEF RACHMADI

0
SHARES
146
VIEWS

Di kehidupan saat ini, kita tidak dapat menolak perubahan teknologi yang semakin berkembang. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan perkembangan industri dan ilmu pengetahuan. Kemajuan teknologi saat ini juga berdampak terhadap pemenuhan hiburan bagi tiap individu. Saat ini, individu memiliki cara yang beragam untuk memenuhi kebutuhan akan hiburan. Hiburan seperti bermain game online menjadi salah satu alternatif aktivitas hiburan dan memiliki daya tarik tersendiri. Game online menjadi salah satu permainan yang saat ini banyak sekali peminatnya.

Game online, selain mudah diakses juga memiliki banyak pilihan bagi pemainnya.  Permainan game online saat ini sedang digandrungi oleh semua kalangan terutama dunia anak dan remaja. Fenomena ini tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga telah menjadi budaya yang mendalam dengan penggemar yang tersebar luas di seluruh dunia. Dengan teknologi yang semakin canggih dan ketersediaan game yang beragam di berbagai platform, seperti konsol, PC, dan perangkat mobile, popularitas permainan video semakin meluas.

READ ALSO

Hardiknas Sebagai Pengingat Akan Peran Strategis Pendidikan Dalam Membentuk Kualitas Generasi Muda.

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SLB, SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 Dibahas Komisi IV DPRD Kaltara

Game Online sejatinya seperti pisau bermata dua. Selain memberikan dampak positif juga memberikan dampak negatif jika penggunaannya berlebihan atau kecanduan.

Saat ini game online layaknya seperti kebutuhan utama bagi sebagian kalangan anak-anak dan remaja. Mereka menjadikan game oline sebagai tempat berinteraksi dan bersosialisasi serta memvisualisasikan diri mereka melalui karakter pada game online yang mereka mainkan.

Menurut Erving Goffman (1959) dalam the presentation of self in everyday life yang memandang interaksi sosial seperti pertunjukkan teater, game online berfungsi sebagai ruang transformatif bagi para pemain dalam menempatkan diri, membangun dan mempertunjukkan karakter serta citra dan identitas. Namun akibat itu semua tak jarang pemain game kehilangan karakter didunia nyata dan lebih memperhatikan karakter yang ada pada game online yang ia mainkan yang pada akhirnya menampilkan kesan yang berbeda antara karakter dunia nyata dan karakter ketika ia bermain game.

DAMPAK GAME ONLINE

  1. Dampak Positif Game Online

Seperti telah disebutkan diatas, Game Online seperti pisau bermata dua, Selain memberikan dampak positif juga memberikan dampak negatif. Para ahli sepakat bahwa game online memilik dampak positif seperti dapat meningkatkan berbagai aspek kemampuan kognitif (konsentrasi, pemecahan masalah, dan koordinasi mata-tangan), dalam beberapa kasus, game online bahkan menjadi media pembelajaran interaktif, membantu pemain mengasah keterampilan bahasa, matematika, hingga strategi. Tak hanya itu, game online juga berperan sebagai platform sosial yang mempererat hubungan antar pemain melalui kerja sama tim atau kompetisi yang sehat. Selain manfaat personal, banyak pula yang melihat potensi ekonomi dari game online. Industri game telah menciptakan banyak peluang kerja, mulai dari pengembang hingga atlet e-sports profesional. Berikut beberapa dampak positif game online, seperti :

  1. Peningkatan Keterampilan Sosial.

Game online sering kali dimainkan dalam lingkungan multiplayer, yang memungkinkan para pemain untuk berinteraksi secara langsung. Keterampilan sosial yang diperoleh melalui interaksi dalam permainan dapat membantu individu mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama. Dalam setiap permainan, pemain harus saling berkolaborasi untuk mencapai tujuan yang sama, yang pada gilirannya dapat meningkatkan rasa solidaritas dan empati di antara mereka.

  1. Meningkatkan Keterampilan Kognitif.

Game online dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan keterampilan kognitif. Permainan yang menuntut pemain untuk berpikir logis, membuat strategi, dan merumuskan rencana sarat dengan tantangan mental. Contohnya, permainan puzzle dan strategi yang membutuhkan pemecahan masalah yang cepat.

Pemain game yang sering terlibat dalam permainan yang memiliki elemen strategi cenderung memiliki kemampuan analisis yang lebih baik. Mereka belajar untuk berpikir beberapa langkah ke depan, yang merupakan keterampilan berharga dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Pengurangan Stres dan Kecemasan.

Salah satu dampak positif lainnya dari game online adalah kemampuannya untuk. Dalam dunia yang penuh tekanan, banyak orang menemukan bahwa bermain game dapat menjadi bentuk pelarian yang sehat. Menurut studi dari expert kesehatan mental, memainkan video game dapat merangsang produksi hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

Hal ini membuat game menjadi salah satu cara yang efektif untuk bersantai setelah seharian bekerja atau menghadapi tantangan hidup yang sulit. Beberapa jenis permainan, terutama yang bersifat santai, dapat membantu menenangkan pikiran dan memberikan waktu untuk relaksasi.

  1. Media Pembelajaran

Dalam beberapa tahun terakhir, game online telah digunakan sebagai alat pembelajaran interaktif. Banyak institusi pendidikan mulai mengintegrasikan elemen permainan dalam kurikulum mereka untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.

Gamifikasi dalam pendidikan dapat meningkatkan motivasi siswa sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap materi pelajaran.Dengan menggunakan game sebagai alat belajar, siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep yang kompleks sambil tetap merasa terlibat dan aktif dalam proses pembelajaran. Ini membuka peluang besar untuk metode pembelajaran yang lebih inovatif di masa depan.

  1. Meningkatkan Koordinasi

Game online sering kali memerlukan tingkat koordinasi fisik dan mental yang tinggi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa para gamer dapat memiliki kemampuan yang lebih baik dalam koordinasi tangan dan mata dan kecepatan reaksi jika dibandingkan dengan non-gamer.

Permainan yang mengharuskan pemain untuk bergerak cepat dan akurat tidak hanya merupakan tantangan mental tetapi juga fisik. Aktivitas ini dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan motorik halus dan kemampuan reaksi. Pemain yang terlibat dalam permainan yang responsif secara langsung dapat melihat peningkatan dalam reaksi dan koordinasi tubuh.

  1. Dampak Negatif Game Online

Kecanduan dalam penggunaan game, khususnya game online telah menjadi permasalahan utama dalam tumbuh kembang anak dizaman modern ini. Kecanduan game online ini menimbulkan keprihatinan karena adanya kecenderungan perilaku yang mengarah pada ketergantungan yang merugikan. Dampaknya pada kesehatan mental mencakup berbagai aspek, mulai dari gangguan tidur, penurunan kinerja sekolah atau pekerjaan, hingga masalah psikologis seperti kecemasan, depresi, dan kurangnya kemampuan untuk mengatasi stres secara efektif.

Berikut uraian singkat dampak negatif bermain game online, seperti :

  1. Gangguan Kesehatan Fisik

Menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar sering mengalami gangguan kesehatan fisik. Beberapa masalah yang sering muncul antara lain:

  • Kelelahan mata: Menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama dapat menyebabkan mata kering, kelelahan, dan penglihatan kabur.
  • Gangguan postur: Posisi duduk yang salah saat bermain game online dapat menyebabkan nyeri punggung, leher, dan gangguan postur.
  • Kurang tidur: Bermain game online hingga larut malam mengganggu pola tidur yang sehat. Kurangnya tidur dapat berdampak pada konsentrasi, suasana hati, dan produktivitas sehari-hari .
  1. Gangguan Mental dan Emosional

Kecanduan game online dapat memengaruhi kesehatan mental. Beberapa masalah yang muncul meliputi:

  • Stress dan kecemasan: Kegagalan mencapai target dalam permainan dapat meningkatkan stress dan kecemasan pada remaja. Selain itu, keinginan terus menerus untuk bermain juga menambah beban pikiran.
  • Depresi: Terlalu banyak waktu dihabiskan untuk bermain game online dapat mengisolasi remaja dari lingkungan sosial mereka, sehingga meningkatkan risiko depresi .
  • Perilaku agresif: Beberapa game yang mengandung unsur kekerasan bisa memicu perilaku agresif. Remaja yang sering terpapar konten kekerasan dalam game berisiko meniru perilaku tersebut dalam kehidupan nyata.
  • 3.  Pengaruh Terhadap Prestasi Akademik

Remaja yang kecanduan game online cenderung mengabaikan tanggung jawab akademis mereka. Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar sering kali terbuang untuk bermain game. Akibatnya, prestasi akademik mereka bisa menurun. Fokus dan konsentrasi yang terganggu membuat sulit bagi remaja untuk mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik .

  1. Gangguan Sosial

Salah satu dampak yang paling terlihat dari kecanduan game online adalah gangguan dalam hubungan sosial. Remaja yang terlalu fokus pada permainan cenderung menarik diri dari interaksi sosial. Mereka mungkin mengabaikan teman, keluarga, dan aktivitas sosial lainnya. Pada akhirnya, ini dapat menyebabkan isolasi sosial, membuat remaja merasa kesepian dan terputus dari dunia nyata .

  1. Pengaruh Terhadap Perkembangan Karakter

Kecanduan game online juga dapat mempengaruhi perkembangan karakter remaja. Ketergantungan pada game online bisa membuat mereka kehilangan kemampuan untuk mengelola waktu dan disiplin diri. Selain itu, remaja yang sering terlibat dalam game dengan konten yang tidak sehat dapat berpengaruh dalam pembentukan nilai-nilai dan sikap mereka .

KESIMPULAN

Tidak bisa dipungkiri, perubahan zaman, teknologi dan informasi merubah semua aspek kehidupan termasuk permainan bagi anak dan remaja. Pergeseran nilai dan sudut sudut pandang khususnya permainan dan hiburan bagi anak dan remaja dari permainan tradisional ke permainan modern menimbulkan dampak dan perubahan sosial.

Dan dari pemaparan yang telah dijabarkan diatas, dapat disimpulkan bahwa game online memiliki dampak dua sisi tergantung dari siapa, untuk apa dan bagaimana game itu digunakan. Tetapi hakikatnya dampak buruk lebih banyak terlihat ditengah Masyarakat dibandingkan dampak positifnya. Anak dan remaja saat ini lebih senang dan aktif berinteraksi melalui game online yang pada akhirnya menimbulkan kecanduan bermain game sehingga menggangu kesehatan mental pada remaja dan dewasa muda.

Namun hal tersebut bisa dicegah dan diatasi dengan kesadaran diri, kontrol, peran dan dukungan langsung dari orang tua. Bermain game yang berlebihan membuat para remaja akan sibuk dengan dunianya sendiri dan jauh dari dunia sosial, akan stress dan muncul gejala depresi. Meskipun terkadang game bisa menjadi wadah untuk menghibur atau menghilangkan stress, tetapi apabila dilakukan secara berlebihan akan berdampak buruk pada pola tidur, bahkan kesehatan mental. Untuk itu, diperlukan kontrol orang tua dan diperlukannya pemberian pemahaman kepada remaja dalam mengurangi durasi bermain game, guna menghindari kecanduan dalam bermain game.

Referensi :

  1. Aditya, Kevin. (2025). Dramaturgi Goffman di Dunia Open World Game. lsfdiscourse.org
  2. kemendikdasmen.go.id/ragam-informasi/article/dampak-buruk-kecanduan-game-online-pada-remaja-dan-tips-mengatasinya
  3. https://binus.ac.id/character-building/2025/04/dampak-media-sosial-terhadap-kesehatan-mental-generasi-muda-dan-cara-mengatasinya
  4. https://kumparan.com/hasnan-arnanda/game-online-antara-hiburan-dan-ancaman-bagi-kesehatan-mental-remaja.
  5. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol. 1, No. 05, Desember 2023, pp. 291~303 Artikel Review: Dampak Kecanduan Bermain Game Terhadap Kesehatan Mental.

 

 

 

 

Related Posts

Hardiknas Sebagai Pengingat Akan Peran Strategis  Pendidikan Dalam Membentuk Kualitas Generasi Muda.
Advedtorial

Hardiknas Sebagai Pengingat Akan Peran Strategis Pendidikan Dalam Membentuk Kualitas Generasi Muda.

Mei 13, 2026
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SLB, SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 Dibahas Komisi IV DPRD Kaltara
Advedtorial

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SLB, SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 Dibahas Komisi IV DPRD Kaltara

Mei 7, 2026
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Resmi Membuka Kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Atau PPDB Jenjang SMA, SMK, SLB Tahun Ajaran 2026/2027
Advedtorial

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Resmi Membuka Kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Atau PPDB Jenjang SMA, SMK, SLB Tahun Ajaran 2026/2027

Mei 5, 2026
Hadiri Kegiatan Sidang Terbuka Senat Dalam Rangka Pengukuhan Guru Besar Di Lingkungan Universitas Borneo Tarakan, Ini Yang Disampaikan Ketua DPRD Kaltara
Advedtorial

Hadiri Kegiatan Sidang Terbuka Senat Dalam Rangka Pengukuhan Guru Besar Di Lingkungan Universitas Borneo Tarakan, Ini Yang Disampaikan Ketua DPRD Kaltara

April 30, 2026
DPRD Provinsi Kalimantan Utara Matangkan Ranperda Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi
Advedtorial

DPRD Provinsi Kalimantan Utara Matangkan Ranperda Pengembangan Perbukuan dan Budaya Literasi

April 19, 2026
Pansus IV DPRD Provinsi Kaltara Lakukan Kunjungan Kerja ke Perpusnas RI di Jakarta
Advedtorial

Pansus IV DPRD Provinsi Kaltara Lakukan Kunjungan Kerja ke Perpusnas RI di Jakarta

April 19, 2026
Next Post
Pemprov Kaltara dan KNPI Nyalakan Harapan di Desa Perbatasan

Pemprov Kaltara dan KNPI Nyalakan Harapan di Desa Perbatasan

POPULAR NEWS

Satresnarkoba Polres Nunukan Tangkap  6 Tersangka Narkoba, 2 di Antaranya Wanita

Satresnarkoba Polres Nunukan Tangkap 6 Tersangka Narkoba, 2 di Antaranya Wanita

Oktober 8, 2021
Kena Timpas Petugas APMS Sedadap Meninggal Dunia

Kena Timpas Petugas APMS Sedadap Meninggal Dunia

Juni 25, 2021
Ditipu Ratusan Juta Rupiah, dan Dicemarkan Nama Baiknya Mulyati Lapor Polisi

Ditipu Ratusan Juta Rupiah, dan Dicemarkan Nama Baiknya Mulyati Lapor Polisi

Oktober 16, 2021
Dua Pria Diborgol dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil Jadi Tontonan Warga di Pangkalan Haji Putri

Dua Pria Diborgol dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil Jadi Tontonan Warga di Pangkalan Haji Putri

Juli 9, 2025
Polres Nunukan Berhasil Amankan Sabu 5 Kg

Polres Nunukan Berhasil Amankan Sabu 5 Kg

Mei 27, 2021

EDITOR'S PICK

Antara Wakil Bupati Nunukan, KPK RI, dan Pak Mardin Kades Sungai Limau, Mendengar Dialog Interaktif Desa Anti Korupsi di RRI Nunukan

Antara Wakil Bupati Nunukan, KPK RI, dan Pak Mardin Kades Sungai Limau, Mendengar Dialog Interaktif Desa Anti Korupsi di RRI Nunukan

Juli 11, 2023
Hina Profesi Wartawan Oknum BPD Desa Aji Kuning Dilaporkan ke Polisi

Hina Profesi Wartawan Oknum BPD Desa Aji Kuning Dilaporkan ke Polisi

April 1, 2024
Wisuda UBT ke-40, Pj. Sekprov Ajak Lulusan Berkontribusi Pembangunan Bangsa dan Negara

Wisuda UBT ke-40, Pj. Sekprov Ajak Lulusan Berkontribusi Pembangunan Bangsa dan Negara

Juli 31, 2025
Malam Penutupan HUT Kabupaten Nunukan Ke-24

Malam Penutupan HUT Kabupaten Nunukan Ke-24

Oktober 23, 2023
  • Pedoman Jurnalistik
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kritik & Saran
Independen & Objektif

© 2024 Portal Kaltara - Developed by AntaHost

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda

© 2024 Portal Kaltara - Developed by AntaHost