NUNUKAN SEBATIK – Seorang pria bernama Elis (18 Thn) warga RT 03 Desa Sungai Nyamuk dikabarkan hilang Jumat, (12/9/2025) sekitar pukul 14.00 WITA di Perkebunan Desa Lapri Kecamatan Sebatik Timur Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara saat mencari sapinya hingga ke tepi Sungai Lapri. Ia ditemukan sehari setelah dilaporkan hilang dalam kondisi mengambang di sungai Lapri tersebut.
Jusman, Seorang warga yang ikut serta dalam pencarian korban mengatakan, korban diketahui hilang jumat kemarin. Jasad korban baru ditemukan hari ini, Sabtu, (13/9/2025) siang sekitar pukul 12.15 WITA setelah keluarga dibantu warga, serta Personil Polsek Sungai Nyamuk, Personil Satgas Pamtas TNI Yonkav 13/SL, dan juga para pekerja perkebunan PT. Mekar Jaya juga ikut menyisir sungai..
“Mereka melakukan pencarian dengan cara penyisiran sungai. Pada sekitar pukul 12.15 WITA, korban berhasil ditemukan mengapung dan langsung dilakukan dievakuasi,” kata Jusman.

Jusman menjelaskan kronologi, korban Bersama kakaknya Wardi melakukan pencarian sapi miliknya, namun keduanya terpisah di areal perkebunan, Wardi sempat melakukan pencarian namun tidak berhasil, selanjutnya Wardi mengabarkan kepada keluarga dan warga kalau korban hilang. Diduga korban terpeleset saat mencari sapi di tepi Sungai Lapri dan tenggelam. serta tidak berhasil menyelamatkan diri.
Sementara itu, Letda Kav Moch Reza Ferdiansyah Danpos Tanjung Aru Satgas Pamtas Yonkav 13/SL Sungai Nyamuk, mengatakan, mendapatkan info dari warga yang melaporkan orang hilang kepadanya sekitar pukul 23.00 Wita Jumat Malam, dari laporan warga tersebut dirinya langsung memerintahkan 5 orang anggotanya untuk membantu melakukan pencarian hingga Sabtu (13/9/2025) pukul 05.00 WITA, namun pencarian belum membuahkan hasil. Dan selanjutnya sekitar pukul 07.00 WITA kembali dilakukan pencarian hingga korban ditemukan mengambang sekitar pukul 12.15 WITA.

“Jadi semalam kami dapat informasi orang hilang dari laporan warga yang datang ke Pos kami, selanjutnya saya kerahkan anggota untuk ikut membantu melakukan pencarian korban, hingga penyisiran ke pinggir sungai dan Alhamdulillah korban berhasil ditemukan siang ini meskipun sudah dalam keadaan meninggal dunia, saat ini korban dievakuasi ke rumah korban,” katanya.
Juga dikatakan, lokasi kejadian cukup jauh dari pos mereka, karena harus masuk ke areal perkebunan kelapa sawit, namun dengan jiwa patriot serta dengan ketebatasan sarana, personil yang dikerahkan tetap semangat ikut serta melakukan pencarian korban.
“Meski dengan keterbatasan sarana, semangat anggota tidak surut dalam membantu melakukan pencarian korban, ” tutupnya. ***Gzb
















