NUNUKAN – Posko kesehatan Puskesmas Nunukan Selatan memberikan pelayanan medis kepada lebih dari 20 peserta Pawai Pembangunan dan Karnaval Kendaraan Hias dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, Sabtu (10/10/2026).
Dari jumlah tersebut, dua peserta dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut setelah mengalami mual dan muntah berulang.
Dokter Cautsar, petugas posko kesehatan Puskesmas Nunukan Selatan, menjelaskan bahwa keluhan yang dialami peserta cukup beragam, mulai dari pusing, sakit kepala, mual, badan lemas hingga sesak napas. Peserta yang mendapatkan pelayanan didominasi pelajar tingkat SMP dan SMA.
“Lebih dari 20 orang sudah kami tangani diposko sini, dua orang di antaranya kami rujuk, masing-masing ke Puskesmas Nunukan dan Puskesmas Nunukan Selatan, karena mengalami mual dan muntah berulang,” jelas dr. Cautsar, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, kedua peserta tersebut dirujuk karena frekuensi muntah yang dialami cukup tinggi, bahkan lebih dari 10 kali, sehingga membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Selain mual dan muntah, keluhan pusing serta sakit kepala juga cukup banyak disampaikan peserta. Kondisi cuaca yang terik selama kegiatan berlangsung menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai, terutama menjelang siang hari.
Keluhan mulai banyak dirasakan sekitar pukul 10.30 WITA, ketika cuaca semakin panas. Sebagian peserta diketahui belum sarapan sebelum mengikuti kegiatan, meskipun ada pula yang sudah makan sebelumnya.
Petugas memberikan penanganan sesuai keluhan dan kondisi masing-masing peserta, termasuk pemberian obat untuk meredakan pusing, sakit kepala, dan mual berdasarkan kebutuhan serta ketersediaan obat di posko.
Untuk memastikan peserta dapat memperoleh pertolongan di sepanjang rute kegiatan, layanan kesehatan disiagakan di tiga titik. Posko pertama berada di dekat garis start, posko kedua berada di bagian tengah rute, sedangkan posko ketiga ditempatkan di dekat garis finis.
“Posko kesehatan ada tiga titik, ada yang dekat start, kami bertugas di posko bagian tengah, dan posko ketiga berada di dekat finish,” ungkapnya.
Pelayanan kesehatan diposko 2 atau tengah tersebut melibatkan enam petugas, termasuk dokter dan perawat. Palang Merah Indonesia (PMI) juga turut bergabung membantu pelayanan sekitar pukul 12.00 WITA.
Kesiapsiagaan petugas kesehatan di tiga titik ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Pawai Pembangunan dan Karnaval Kendaraan Hias sekaligus memastikan peserta yang mengalami gangguan kesehatan dapat segera memperoleh pertolongan.
Peserta, khususnya pelajar, diimbau mempersiapkan kondisi tubuh sebelum mengikuti kegiatan luar ruangan yang berlangsung cukup lama. Sarapan sebelum beraktivitas, mencukupi kebutuhan cairan, dan beristirahat ketika mulai merasa tidak nyaman menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi tubuh selama mengikuti pawai.
Peserta yang mengalami muntah berulang, sesak napas, atau kondisi tubuh semakin melemah juga diimbau segera meminta pertolongan petugas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai. (*)
Teks/Foto : BD Novelinna (Tim Publikasi DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN ) Editor : BD Novelinna















