• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Senin, Oktober 5, 2026
Portal Kaltara
Advertisement
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda
No Result
View All Result
Portal Kaltara
No Result
View All Result
Home Advedtorial

Ketua Komisi III DPRD Nunukan Minta Jalan Akses Krayan Jadi Prioritas Pembangunan

by Kontributor
Oktober 5, 2026
in Advedtorial, Daerah
0
Ketua Komisi III DPRD Nunukan Minta Jalan Akses Krayan Jadi Prioritas Pembangunan
0
SHARES
1
VIEWS

READ ALSO

Pendistribusian BBM, DPRD Nunukan Minta Hingga Pedalaman dan Krayan

Fraksi Hanura Desak Pemkab Nunukan Optimalkan PAD

NUNUKAN – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan, Rian Antoni, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan meningkatkan alokasi anggaran untuk pembangunan dan peningkatan jalan di wilayah dataran tinggi Krayan, Kalimantan Utara.

Menurut Rian, infrastruktur jalan di Krayan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat sekaligus jalur utama distribusi kebutuhan pokok. Karena itu, pembangunan jalan di kawasan perbatasan tersebut dinilai membutuhkan kebijakan dan penanganan khusus serta berkelanjutan.

Rian menyoroti alokasi sekitar Rp900 juta dari APBD Nunukan untuk menangani ruas jalan yang sempat terputus di Krayan Selatan. Ia menilai anggaran tersebut akan kurang optimal apabila tidak diikuti dengan program pembangunan lanjutan.

“Pembangunan Jalan Krayan memang sudah seharusnya menjadi prioritas. Kalau terhenti, kondisi jalan akan kembali seperti semula dan kita terus mulai dari nol,” ujar Rian, Jumat (2/10/2026).

Ia mengatakan, tanpa keberlanjutan pembangunan, jalan yang telah diperbaiki berpotensi kembali rusak, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut dapat menghambat mobilitas masyarakat, distribusi pangan, serta aktivitas ekonomi di wilayah perbatasan.

Baca Juga:Biodiesel Sawit: Solusi Transisi Energi atau Masalah Baru?

 

“Lebih baik diselesaikan. Mumpung sudah dimulai, akan sangat baik dilakukan sampai tuntas,” tegasnya.

Rian menjelaskan, penanganan infrastruktur jalan di Krayan selama ini melibatkan kewenangan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat. Menurut dia, koordinasi lintas kewenangan diperlukan agar pembangunan tidak berjalan parsial.

Ia juga mengutip penjelasan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) bahwa selama status jalan masih berupa jalan tanah, intervensi penanganan dapat dilakukan oleh berbagai pihak, khususnya dalam kondisi darurat, seperti ketika terjadi jalan putus yang menghambat aktivitas ekonomi dan distribusi pangan ke Krayan Timur.

“Artinya, kondisi darurat seperti jalan putus harus bisa segera ditangani karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Rian menambahkan, persoalan akses jalan di Krayan bukan hanya menyangkut konektivitas, tetapi juga berkaitan dengan pelayanan dasar dan perekonomian masyarakat. Menurut dia, hingga kini masih ditemukan warga sakit yang harus ditandu puluhan kilometer menuju fasilitas kesehatan akibat keterbatasan akses transportasi.

Di sektor pertanian, keterbatasan akses jalan juga membuat hasil produksi masyarakat sulit dipasarkan. Ia mencontohkan komoditas durian merah yang memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi sebagian hasil panen tidak terserap pasar karena kendala distribusi.

“Ini seharusnya menjadi perhatian seluruh stakeholder. Masyarakat Krayan adalah warga negara Indonesia yang memiliki hak memperoleh pelayanan dan pembangunan,” ujarnya.

Rian menilai pemerintah perlu melihat pembangunan berdasarkan skala prioritas dan manfaat jangka panjang. Menurut dia, peningkatan anggaran untuk infrastruktur strategis diperlukan agar pembangunan yang telah dilakukan tidak kembali rusak dan anggaran tidak berulang digunakan untuk menangani persoalan yang sama.

“Anggaran perlu ditingkatkan agar hasil pembangunan bertahan lama, bukan seperti meteran SPBU yang terus mulai dari nol,” katanya.

Selain kawasan Krayan, Rian mengusulkan penanganan akses jalan di Binusan Dalam serta perbaikan sistem drainase di Sebatik yang dinilai belum optimal dan berkontribusi terhadap terjadinya banjir yang merugikan masyarakat.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PU Perkim), serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperkuat koordinasi dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Dinas PU, Perkim dan OPD lain harus berkomunikasi intens. Satukan persepsi mana yang urgen dan mana yang bisa ditunda. Libatkan kami DPRD dalam penentuan target pembangunan,” pungkasnya.

Related Posts

Pendistribusian BBM, DPRD Nunukan Minta Hingga Pedalaman dan Krayan
Advedtorial

Pendistribusian BBM, DPRD Nunukan Minta Hingga Pedalaman dan Krayan

Oktober 5, 2026
Fraksi Hanura Desak Pemkab Nunukan Optimalkan PAD
Advedtorial

Fraksi Hanura Desak Pemkab Nunukan Optimalkan PAD

Oktober 5, 2026
Pandangan Fraksi Demokrat Terhadap RAPBD-P TA 2026
Advedtorial

Pandangan Fraksi Demokrat Terhadap RAPBD-P TA 2026

Oktober 5, 2026
Soroti PAD dan Percepatan Serapan APBD, Ini Jawaban Pemkab Nunukan Terhadap Pandangan Umum Fraksi Hanura dalam RAPBD-P TA 2026
Advedtorial

Soroti PAD dan Percepatan Serapan APBD, Ini Jawaban Pemkab Nunukan Terhadap Pandangan Umum Fraksi Hanura dalam RAPBD-P TA 2026

Oktober 5, 2026
Jawaban Pemkab Nunukan Atas Pandangan Fraksi Demokrat dalam RAPBD-P TA 2026
Advedtorial

Jawaban Pemkab Nunukan Atas Pandangan Fraksi Demokrat dalam RAPBD-P TA 2026

Oktober 5, 2026
Fraksi Gerindra Sorot Penurunan PAD dan Pemangkasan Belanja Modal Nunukan di RAPBD-P TA 2026
Advedtorial

Fraksi Gerindra Sorot Penurunan PAD dan Pemangkasan Belanja Modal Nunukan di RAPBD-P TA 2026

Oktober 5, 2026
Next Post
Ketua Komisi I DPRD Nunukan Minta Pemerintah Bentuk Batalyon TNI AD di Sebatik dan Krayan

Ketua Komisi I DPRD Nunukan Minta Pemerintah Bentuk Batalyon TNI AD di Sebatik dan Krayan

POPULAR NEWS

Satresnarkoba Polres Nunukan Tangkap  6 Tersangka Narkoba, 2 di Antaranya Wanita

Satresnarkoba Polres Nunukan Tangkap 6 Tersangka Narkoba, 2 di Antaranya Wanita

Oktober 8, 2021
Kena Timpas Petugas APMS Sedadap Meninggal Dunia

Kena Timpas Petugas APMS Sedadap Meninggal Dunia

Juni 25, 2021
Ditipu Ratusan Juta Rupiah, dan Dicemarkan Nama Baiknya Mulyati Lapor Polisi

Ditipu Ratusan Juta Rupiah, dan Dicemarkan Nama Baiknya Mulyati Lapor Polisi

Oktober 16, 2021
Dua Pria Diborgol dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil Jadi Tontonan Warga di Pangkalan Haji Putri

Dua Pria Diborgol dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil Jadi Tontonan Warga di Pangkalan Haji Putri

Juli 9, 2025
Polres Nunukan Berhasil Amankan Sabu 5 Kg

Polres Nunukan Berhasil Amankan Sabu 5 Kg

Mei 27, 2021

EDITOR'S PICK

Rapat Paripurna Digelar, DPRD Bersama Pemerintah Setujui Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD TA. 2021

Rapat Paripurna Digelar, DPRD Bersama Pemerintah Setujui Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD TA. 2021

Agustus 5, 2022
DPRD Nunukan Sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan Kesantrian Di Sebatik.

DPRD Nunukan Sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Pendidikan Kesantrian Di Sebatik.

Juli 12, 2024
Asisten Administrasi Umum Setda Membuka Kursus Pembina Mahir Dasar Golongan Penggalang dan Penegak di Tulin Onsoi

Asisten Administrasi Umum Setda Membuka Kursus Pembina Mahir Dasar Golongan Penggalang dan Penegak di Tulin Onsoi

Februari 22, 2022
Pemprov Dorong PGPI Perkuat Pelayanan dan Kerukunan

Pemprov Dorong PGPI Perkuat Pelayanan dan Kerukunan

September 25, 2026
  • Pedoman Jurnalistik
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Kritik & Saran
Independen & Objektif

© 2024 Portal Kaltara - Developed by AntaHost

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Dunia Islam
  • Teknologi
  • Olah Raga
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Agenda

© 2024 Portal Kaltara - Developed by AntaHost